Chat kami untuk penawaran terbaik

3 Kesalahan Paling Umum Soal HAKI

{{ 3 Kesalahan Paling Umum Soal HAKI }} Pilaris, tentu Pilaris tahu tentang betapa pentingnya hak atas kekayaan intelektual atau HAKI dalam bisnis. Dengan adanya HAKI, seluruh produk, merk, logo, serta kekayaan intelektual lainnya yang dimiliki oleh bisnis kalian akan terlindungi. Dengan demikian, hak cipta seluruh aset tersebut menjadi milik kalian dan terlindungi dari upaya pencurian kekayaan intelektual. Sayangnya, masih banyak beberapa pengusaha maupun masyarakat umum di Indonesia yang belum memahami secara mendalam tentang pentingnya HAKI dalam bisnis. Kurangnya pemahaman ini pada akhirnya menyebabkan beberapa kesalahan yang sering terjadi. Nah, agar Pilaris bisa menghindari kesalahan-kesalahan umum tersebut, simak selengkapnya di bawah ini!

Terlambat Mendaftarkan Merk

Dalam hal pendaftaran HAKI, Pilaris harus mengacu pada prinsip first come, first served. Hal ini berarti bahwa HAKI akan dimiliki oleh pihak yang pertama kali mendaftarkan merk, bukan ditentukan oleh siapa yang paling lama menggunakan merk tersebut. Salah satu contohnya adalah kalian telah memiliki usaha restoran dengan nama Mom's Spaghetti sejak tahun 2006. Namun, kalian tidak segera mendaftarkan merk tersebut ke dalam HAKI. Kemudian, pada tahun 2020, ketika kalian ingin mendaftarkan merk Mom's Spaghetti, ternyata sudah ada restoran lain yang mendaftarkan merk tersebut sejak tahun 2015. Maka, meskipun kalian telah menggunakan merk tersebut terlebih dulu, tapi karena kalian terlambat mendaftarkan HAKI merk, Pilaris terpaksa harus menggunakan merk lain.

Merk Terlalu Umum

Nah, Pilaris pasti pernah penasaran kenapa ada dua bisnis dengan nama yang sama tetap diperbolehkan untuk mendaftarkan HAKI! Memang, hal tersebut mungkin terjadi dengan syarat bahwa kedua merk tersebut tidak bergerak di bidang bisnis yang sama. Jadi, misalkan Pilaris membuka bisnis barbershop dengan nama Beard Papa's. Di sisi lain, sudah ada toko roti terkenal yang juga menggunakan nama Beard Papa's. Kalian memang tetap bisa mendaftarkan nama Beard Papa's untuk kategori barbershop, namun, karena sudah ada toko roti terkenal dengan nama serupa, maka masyarakat akan sulit mengaitkan citra merk barbershop kalian dengan nama tersebut. Masyarakat akan cenderung lebih familiar dengan toko roti Beard Papa's. Jadi, pastikan kalian memilih nama yang unik dan mudah diingat untuk bisnis kalian ya, Pilaris!

Penggunaan Karya Orang Lain

Dengan teknologi digital dan Internet yang semakin berkembang, sangat mudah bagi Pilaris untuk menemukan karya orang yang bahkan tinggal di belahan dunia lain. Sayangnya, jika tidak diimbangi dengan pengetahuan dan pemahaman terkait HAKI, hal tersebut malah akan membuat pencurian karya cipta semakin marak! Bahkan, Pilaris sendiri mungkin sering melakukannya, meskipun hanya sebatas mengambil gambar dari Google. Hal tersebut tidak akan menjadi masalah jika kalian hanya akan menggunakannya untuk koleksi pribadi. Namun, jika Pilaris menggunakan untuk kepentingan komersial, kalian bisa dituntut atas dugaan pencurian kekaayan intelektual! Selain gambar, kasus serupa juga marak terjadi dalam bisnis kuliner. Misalnya, kalian menemukan resep makanan yang mudah dan enak dari Internet. Pilaris kemudian menggunakan resep tersebut tanpa modifikasi apapun untuk memulai bisnis kuliner kalian. Nah, jika kalian belum mendapat izin dari pembuat resep sebenarnya, kalian dapat dituntut, lho! Apalagi jika resep tersebut sudah terdaftar dalam HAKI. Itu tadi beberapa kesalahan umum yang sering terjadi dalam HAKI. Untuk menghindari untuk melakukan kesalahan yang sama, Pilaris perlu benar-benar memahami konsep kekayaan intelektual dan hak cipta. Selain agar dapat melindungi produk dan aset bisnis kalian sendiri, Pilaris juga dapat terhindar dari aksi pencurian kekayaan intelektual secara tidak sengaja. Kalau Pilaris sudah siap untuk memulai bisnis baru, kalian bisa explore lebih lanjut di Pilar Asia!
Tags: Bisnis, copyrights, Franchise, franchise indonesia, hak cipta, haki, HKI, intellectual rights, kekayaan intelektual,
Pilar Asia

Leave a reply

Indonesia SME’s Marketplace

Ruko Graha Boulevard Summarecon Serpong, Jln. Gading Serpong Boulevard BVA1, Curug Sangereng,

Kec. Klp Dua, Kabupaten Tangerang, Banten 15810

METODE PEMBAYARAN


© 2021 Pilar Asia | PT Pilar Kemajuan Indonesia