5 Langkah Menyusun SOP Franchise

{{ 5 Langkah Menyusun SOP Franchise }} Standar Operasional Prosedur atau SOP merupakan hal penting yang harus dimiliki oleh setiap brand franchise. Dengan adanya SOP, kualitas dari tiap-tiap cabang atau gerai franchise akan sama dan terjaga. Hal ini akan memberikan pengaruh baik bagi reputasi brand serta loyalitas pelanggan, lho! Sayangnya, masih ada orang-orang yang belum menyusun SOP dengan baik dan sistematis. Tentu, menyusun saja tidak cukup, Pilaris! Kalian juga harus mengevaluasi SOP selama beberapa bulan pertama untuk memastikan bahwa SOP memang cocok untuk usaha kalian. Untuk tips dan langkah-langkah menyusun SOP franchise, kalian bisa simak secara lengkap di sini!

Membuat Susunan Kerja

Dalam SOP, harus dijelaskan tugas-tugas dan susunan organisasi atau perusahaan secara jelas. Hal ini perlu dilakukan sebagai pondasi utama yang akan mempengaruhi kualitas SOP ke depannya. Dengan susunan tugas dan hierarki perusahaan yang jelas, maka akan memudahkan untuk melihat pihak mana saja yang bertanggung jawab dalam suatu proses tertentu.

Merencanakan Alur Kerja

  Alur kerja atau workflow juga merupakan salah satu aspek yang tidak kalah penting dalam menyusun SOP franchise. Alur kerja akan membantu pihak manajemen dan karyawan untuk memahami bagaimana suatu proses harus dilakukan berkaitan dengan penentuan format SOP dan bagaimana SOP tersebut bisa diakses.

Observasi Pekerjaan Karyawan

Hal ini dilakukan untuk mengetahui apa saja tugas yang harus dilakukan oleh karyawan dengan jabatan tertentu atau karyawan yang tengah bertugas untuk menangani proses tertentu. Metode observasi juga memudahkan kalian untuk melihat bagaimana pekerjaan tersebut dilakukan dan bagaimana cara agar pekerjaan dapat diselesaikan dengan lebih efektif.

Membahas dan Menuliskan SOP

  Membahas dan menuliskan SOP tidak bisa hanya dilakukan oleh pemilik usaha, lho, Pilaris! Kalian harus melakukannya bersama dengan pihak-pihak yang terkait. Hal ini dilakukan untuk mengetahui apakah peraturan yang berlaku sudah dengan SOP yang dirancang. Jika SOP sudah sesuai, maka setelahnya dapat disosialisasikan kepada karyawan dan pihak lainnya yang terlibat.

Penerapan dan Evaluasi SOP

Setelah SOP disosialisasika, maka selanjutnya perlu diadakan pelatihan agar SOP bisa dijalankan dengan baik. Selain itu, kalian juga perlu melakukan evaluasi selama 6-12 bulan ke depan. Dengan melakukan evaluasi ini, Pilaris dapat mengetahui hal-hal yang kurang efektif, serta apakah SOP yang diterapkan merupakan solusi yang tepat bagi permasalahan yang dihadapi. Nah, Pilaris, semoga kelima tips di atas bisa membantu kalian untuk menyusun SOP franchise dengan baik dan benar, ya! Selain SOP, masih ada banyak lagi dokumen yang perlu kalian persiapkan sebelum membangun franchise. Selain soal SOP, kalian bisa membaca tips lainnya seputar franchise di Pilar Asia!  
Tags: Franchise, franchise indonesia, SOP, SOP franchise, standar operasional prosedur,
Pilar Asia

Leave a reply

Indonesia SME’s Marketplace

Ruko Graha Boulevard Summarecon Serpong, Jln. Gading Serpong Boulevard BVA1, Curug Sangereng,

Kec. Klp Dua, Kabupaten Tangerang, Banten 15810

METODE PEMBAYARAN


© 2023 Pilar Asia | PT Pilar Kemajuan Indonesia