Hari-H Aksi May Day 2023, Ini 7 Tuntutan yang Diangkat oleh Buruh

{{ Hari-H Aksi May Day 2023, Ini 7 Tuntutan yang Diangkat oleh Buruh }} Di Hari Buruh Sedunia tahun ini, beberapa kelompok buruh di beberapa daerah Indonesia melakukan aksi demonstrasi. Menurut Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Said Iqbal, aksi May Day 2023 akan diikuti oleh 100 ribu orang buruh secara serentak di seluruh Indonesia. Aksi tersebut dilaksanakan untuk menyampaikan tujuh buah tuntutan kepada pemerintah. Mulai dari pencabutan UU Cipta Kerja hingga penolakan terhadap upah yang rendah, aksi May Day 2023 menjadi salah satu upaya untuk mewujudkan kesejahteraan bagi para buruh di Indonesia.

7 Tuntutan Aksi May Day 2023

Tuntutan pertama adalah pencabutan omnibus law UU Nomor 6 tahun 2023 tentang Cipta Kerja. Memang, sejak masih berupa RUU, peraturan tersebut sudah menerima penolakan keras dari buruh dan berbagai kalangan masyarakat. Hal ini disebabkan karena peraturan tersebut berpotensi untuk mengorbankan hak-hak buruh demi kepentingan perusahaan. Kedua, para buruh menuntut agar ambang batas parlemen 4% dicabut. Termasuk, syarat ambang batas pencalonan presiden 20%. Sebab, KSPI menilai bahwa syarat ambang batas parlemen dan presiden telah membahayakan demokrasi. Isu ketiga yang diangkat oleh buruh dalam aksi May Day 2023 adalah pengesahan RUU Perlindungan Pekerja Rumah Tangga (PPRT). RUU ini pertama kali diajukan pada tahun 2004 dan masih belum mendapatkan pengesahan dari DPR. Karena RUU tersebut dapat melindungi buruh dari berbagai jenis eksploitasi, isu ini terus menjadi topik yang diangkat dalam setiap aksi May Day beberapa tahun terakhir. Keempat, penolakan terhadap RUU Kesehatan. KSPI menyatakan dukungannya terhadap IDI, organisasi perawat, bidan, dan organisasi kesehatan lain yang memiliki kredibilitas lebih dibandingkan pemerintah dalam bidang kesehatan. Selanjutnya, tuntutan kelima adalah reforma agraria dan kedaulatan pangan. Massa buruh akan menolak bank tanah, impor beras, kedelai, daging, dan garam. KSPI menilai bahwa bank tanah merupakan bentuk perampasan terhadap hak milik tanah petani dan masyarakat adat. Keenam, dukungan buruh terhadap calon presiden yang pro-buruh dan kelas pekerja. KSPI mendesak Partai Buruh untuk tidak berkoalisi dengan partai yang mengesahkan UU Cipta Kerja. Tuntutan terakhir yang diangkat oleh buruh adalah HOSTUM, atau hapus outsourcing, tolak upah murah. Aspek outsourcing dan upah murah yang diatur dalam UU Cipta Kerja dinilai sebagai praktik perbudakan modern, karena tidak menjamin hak dan kesetaraan bagi para buruh. Bukan sebatas dalam hype May Day 2023 saja, tapi Pilaris harus selalu merealisasikan dan menghormati hak buruh. Hal ini penting untuk menjamin kesejahteraan para golongan pekerja sehingga mampu mendapatkan penghidupan yang layak. Kalau Pilaris masih membutuhkan insights lainnya, kalian bisa menemukannya di Pilar Asia!
Tags: employee rights, Franchise, franchise indonesia, hak buruh, hak karyawan, hari buruh, hari buruh sedunia, may day, may day 2023,
Pilar Asia

Leave a reply

Indonesia SME’s Marketplace

Ruko Graha Boulevard Summarecon Serpong, Jln. Gading Serpong Boulevard BVA1, Curug Sangereng,

Kec. Klp Dua, Kabupaten Tangerang, Banten 15810

METODE PEMBAYARAN


© 2023 Pilar Asia | PT Pilar Kemajuan Indonesia