Ini Strategi Bisnis Mixue yang Bisa Kalian Tiru!

{{ Ini Strategi Bisnis Mixue yang Bisa Kalian Tiru! }} Siapa sih, yang tidak tahu Mixue? Brand dessert asal Tiongkok ini merupakan salah satu bisnis franchise yang paling terkenal di Indonesia. Bagaimana tidak, sangat mudah untuk menemukan outlet Mixue di berbagai kota. Walaupun gerai Mixue di Indonsia pertama kali dibuka pada 2020, sebenarnya bisnis Mixue sendiri sudah dimulai sejak tahun 1997, lho! Berbekal dengan modal sebesar Rp7 juta, Mixue kini telah berhasil meraup keuntungan hinggan mencapai Rp22,4 triliun! Nah, Pilaris tentu juga ingin usahanya menjadi sesukses Mixue, kan? Yuk, kita intip strategi bisnis Mixue yang bisa kita terapkan juga!

Harga yang Terjangkau

Sejak awal berdiri di Tiongkok, Mixue memang selalu menyasar golongan warga di wilayah sub-urban yang memiliki ekonomi menengah ke bawah. Oleh karena itu, harga yang dipasang merupakan harga yang terjangkau. Inilah salah satu alasan mengapa Mixue dapat dengan mudah masuk ke pasar Indonesia dan memiliki banyak peminat. Dengan harga terjangkau, semua lapisan masyarakat sudah pasti bisa menikmati produk Mixue, sehingga pasar bagi produk Mixue terbuka luas.

Menjalin Kemitraan

Dalam upayanya untuk memperluas pemasaran, Mixue menjalin hubungan kerja sama dengan cara mengizinkan lisensi perusahaannya untuk dipakai, baik untuk korporasi maupun secara individual. Dengan begitu, Mixue akan lebih mudah untuk menjangkau pasar yang lebih luas dan menambah keuntungan. Dengan model kemitraan, Pilaris akan mendapat lebih banyak profit tanpa harus pusing mengelola banyak cabang! Hal ini disebabkan karena setiap cabang akan dikelola oleh franchisee masing-masing.

Melakukan Ekspansi ke Luar Negeri

Pada tahun 2010, Mixue bekerja sama dengan Zhengzhou Baodao Trading Co. Kerjasama ini membantu Mixue untuk membuka cabang dan menjalin kemitraan di seluruh penjuru Tiongkok. Selain itu, dengan melakukan kerjasama dengan Zhengzhou Baodao Trading Co., Mixue juga membuka cabang dan menjalin kemitraan di beberapa negara lainnya, seperti Vietnam dan Indonesia. Hal ini semakin didukung dengan keputusan Mixue untuk mendaftarkan bisnisnya di IPO bursa saham Shenzhen.

Rantai Pasok dan Logistik yang Mandiri

Mixue memproduksi bahan bakunya sendiri, lho! Hal ini terbukti bisa menekan biaya produksi sampai 20%. Selain itu, Mixue juga memiliki sejumlah fasilitas produksi, seperti pusat penelitian dan pengembangan produk, pusat logistik yang mampu melayani kebutuhan seluruh outlet dan mengirimkannya secara gratis, dan sebagainya. Dengan adanya pusat logistik sendiri, rantai distribusi bahan baku pun menjadi lebih cepat menjangkau 10.000 outlet di Tiongkok dan ribuan outlet di negara lain. Hal ini akan menekan ongkos transportasi yang dikeluarkan menjadi seminimal mungkin. Itu tadi beberapa strategi bisnis Mixue. Pilaris juga bisa menerapkan strategi tersebut agar dapat lebih unggul dibandingkan kompetitor dan mencapai kesuksesan sebesar Mixue! Pilaris bisa membaca tips menarik lainnya seputar franchise di Pilar Asia!
Tags: business strategy, Franchise, franchise indonesia, mixue, strategi bisnis, strategi bisnis mixue,
Pilar Asia

Leave a reply

Indonesia SME’s Marketplace

Ruko Graha Boulevard Summarecon Serpong, Jln. Gading Serpong Boulevard BVA1, Curug Sangereng,

Kec. Klp Dua, Kabupaten Tangerang, Banten 15810

METODE PEMBAYARAN


© 2023 Pilar Asia | PT Pilar Kemajuan Indonesia