Semakin Marak, Ini Dia 4 Manfaat QRIS bagi Bisnis

{{ Semakin Marak, Ini Dia 4 Manfaat QRIS bagi Bisnis }} Sejak pandemi Covid-19 pada tahun 2020, masyarakat mulai menerapkan proses transaksi jual-beli yang cashless untuk mengurangi kontak fisik antar-manusia. Proses ini juga didukung pemerintah dengan meluncurkan QRIS atau Quick Response Indonesian Standard. QRIS merupakan kode QR standar yang diatur oleh Bank Indonesia dan Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI) untuk memfasilitasi pembayaran tanpa uang tunai di Indonesia. Untuk melakukan pembayaran dengan metode QRIS, konsumen hanya perlu memindai kode QRIS menggunakan aplikasi yang mendukung, seperti GoPay, OVO, Dana, maupun aplikasi mobile banking yang memiliki fitur QR scanner. Seiring dengan perkembangan dan besarnya minat masyarakat, QRIS kini juga telah bekerjasama dengan beberapa pemerintah negara lain. Dengan demikian, Pilaris bisa melakukan transaksi dengan QRIS ketika sedang berada di Thailand, Malaysia, Singapura, dan Filipina, lho! Namun, meskipun penggunaan QRIS semakin marak, masih ada beberapa bisnis yang belum melayani pembayaran menggunakan metode ini. Padahal, metode QRIS memiliki banyak kelebihan bagi bisnis kalian, lho!

Mempermudah Proses Transaksi

QRIS memungkinkan pelanggan untuk tidak perlu repot membawa banyak uang tunai. Penjual juga tidak perlu repot mencari uang kembalian ketika melakukan transaksi jual-beli. Dengan metode QRIS, pelanggan cukup memindai kode QRIS melalui aplikasi yang didukung dan memasukkan jumlah pembayaran sesuai dengan jumlah tagihan. Selain itu, bisnis Pilaris juga tidak didaftarkan ke berbagai merchant untuk menyediakan berbagai sistem pembayaran. Kalian hanya perlu mendaftar sekali untuk mendapatkan kode QRIS dan kode tersebut dapat di-scan dengan berbagai jenis aplikasi.

Menghemat Biaya Operasional

Dengan menggunakan QRIS, Pilaris dapat menghemat biaya operasional usaha. Memang, akan ada biaya administrasi kalau kalian menggunakan QRIS. Tapi, biaya tersebut akan merchant discount rate atau MDR. Nah, besaran MDR inilah yang akan dibayar oleh bisnis. Contohnya, MDR untuk transaksi regular adalah sebesar 0,7%. Sedangkan, transaksi pendidikan akan dikenakan MDR sebesar 0,6% dan transaksi di SPBU dikenakan MDR sebesar 0,4%. Nominal tersebut cenderung kecil dibanding jumlah total transaksi, sehingga bisnis akan tetap mendapatkan keuntungan dari penjualan yang dilakukan. Selain itu, besaran MDR juga jauh lebih kecil dibanding dengan biaya switching yang dikenakan oleh Gerbang Pembayaran Nasional (GPN), yaitu sebesar 1%.

Menjamin Keamanan Transaksi

Dengan menggunakan QRIS sebagai metode pembayaran, keamanan transaksi yang kalian lakukan akan terjamin keamanannya. Hal ini disebabkan setiap transaksi yang dilakukan menggunakan QRIS membutuhkan PIN atau kode untuk persetujuan. Jika ada transaksi yang tidak wajar, kalian dapat melaporkannya ke penyedia layanan dengan menunjukkan history atau mutasi transaksi. Selain itu, QRIS juga dapat menghindarkan bisnis Pilaris dari upaya penipuan, khususnya menggunakan uang palsu, lho!

Memudahkan Pencatatan Transaksi

Karena semua transaksi menggunakan QRIS akan tercatat secara otomatis, Pilaris memiliki pencatatan lengkap terkait transaksi. History transaksi QRIS juga dapat diakses secara real-time, sehingga pengelolaan keuangan bisnis akan menjadi lebih efisien. Dengan demikian, Pilaris dapat memantau, menganalisis, dan menentukan strategi keuangan bisnis ke depannya. Nah, setelah mengetahui soal manfaat QRIS bagi bisnis, apakah Pilaris sudah siap untuk mendaftarkan usaha kalian untuk mendapat kode QRIS? Kalau Pilaris masih membutuhkan insights lain terkait franchise, kalian bisa explore Pilar Asia, ya!
Tags: cashless, financial technology, fintech, Franchise, franchise indonesia, keuangan digital, pembayaran digital, teknologi keuangan,
Pilar Asia

Leave a reply

Indonesia SME’s Marketplace

Ruko Graha Boulevard Summarecon Serpong, Jln. Gading Serpong Boulevard BVA1, Curug Sangereng,

Kec. Klp Dua, Kabupaten Tangerang, Banten 15810

METODE PEMBAYARAN


© 2023 Pilar Asia | PT Pilar Kemajuan Indonesia